Fakta Menarik Monyet Bekantan

08-03-2023

Faunatis.com - Bekantan atau Proboscis Monkey (Nasalis larvatus) adalah salah satu hewan primata yang hanya dapat ditemukan di wilayah Borneo, termasuk Malaysia, Brunei, dan Indonesia. Hewan ini dikenal dengan ciri khas hidungnya yang panjang dan besar, serta warna bulunya yang beragam, mulai dari coklat kehitaman hingga abu-abu kebiruan.

Bekantan merupakan hewan yang hidup di hutan rawa, hutan bakau, dan daerah pesisir pantai yang berdekatan dengan sungai. Mereka hidup dalam kelompok yang terdiri dari beberapa ekor, yang dipimpin oleh seekor jantan yang memiliki ukuran tubuh lebih besar dari betina. Bekantan adalah hewan yang aktif pada siang dan malam hari, dan biasanya tidur di pohon-pohon di malam hari.

Ciri khas bekantan adalah hidungnya yang panjang dan besar, bahkan lebih besar dari hidung manusia. Hidung bekantan digunakan untuk mengekspresikan emosi, seperti ketika mereka merasa takut, marah, atau bahagia. Selain itu, hidung bekantan juga digunakan untuk menarik perhatian lawan jenis saat berkomunikasi atau saat bersaing dengan bekantan lain dalam kelompok.

Bekantan adalah hewan herbivora, yang memakan daun, buah-buahan, dan bunga-bungaan. Mereka juga dapat memakan kulit kayu untuk mendapatkan nutrisi. Selain itu, bekantan juga mengandalkan air untuk memperoleh makanan, seperti mengambil ikan atau udang di sungai.

Sayangnya, populasinya semakin berkurang karena kerusakan habitat dan pemburuan. Bekantan kini menjadi salah satu spesies primata yang terancam punah, sehingga perlindungan terhadap spesies ini menjadi sangat penting. Beberapa upaya yang dilakukan untuk menjaga populasinya antara lain melalui penanaman kembali hutan-hutan yang rusak dan penghentian pemburuan liar.

Dalam budaya setempat, bekantan juga memiliki makna yang penting. Di Indonesia, bekantan seringkali dianggap sebagai hewan yang membawa keberuntungan dan keselamatan, sehingga sering digunakan sebagai maskot oleh beberapa kota di Kalimantan. Di sisi lain, di beberapa daerah, bekantan juga dianggap sebagai hewan yang memiliki kekuatan mistis.

Secara keseluruhan, bekantan adalah hewan yang unik dan menarik untuk dipelajari. Namun, mengingat populasinya yang semakin berkurang, perlindungan terhadap spesies ini menjadi sangat penting. Kita

semua dapat berkontribusi dengan menjaga kelestarian lingkungan dan tidak memburu bekantan secara liar.

Fakta Menarik

Berikut adalah beberapa fakta menarik tentang monyet bekantan:

  • Bekantan adalah salah satu spesies primata yang memiliki hidung paling besar di antara primata lainnya. Hidung bekantan jantan bisa mencapai panjang hingga 7 inci atau sekitar 18 cm.
  • Bekantan memiliki perut yang berisi bakteri yang membantu mereka mencerna makanan yang sulit dicerna seperti serat kasar dari daun atau kulit kayu.
  • Bekantan jantan memiliki perut yang lebih besar dari betina dan memiliki suara yang lebih keras. Hal ini membuat bekantan jantan lebih dominan di dalam kelompok.
  • Bekantan adalah hewan yang pandai berenang dan seringkali terlihat berenang di sungai saat mencari makanan.
  • Warna bulu bekantan dapat bervariasi mulai dari coklat kehitaman hingga abu-abu kebiruan. Namun, bekantan jantan memiliki warna bulu yang lebih terang daripada betina.
  • Bekantan seringkali terlihat duduk dengan kaki terentang ketika mereka merasa terancam atau takut.
  • Bekantan sering dianggap sebagai hewan yang membawa keberuntungan dan keselamatan oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, bekantan seringkali digunakan sebagai maskot oleh beberapa kota di Kalimantan.
  • Bekantan merupakan hewan endemik Borneo dan hanya bisa ditemukan di wilayah tersebut. Hal ini membuat bekantan menjadi salah satu spesies primata yang langka dan terancam punah.
  • Bekantan adalah hewan yang hidup dalam kelompok dan terdapat hierarki di dalam kelompok tersebut. Jantan yang lebih besar biasanya menjadi pemimpin kelompok.
  • Bekantan dapat hidup hingga usia 20 tahun di alam liar. Namun, di penangkaran, bekantan dapat hidup hingga usia 30 tahun.

Itulah beberapa fakta menarik tentang monyet bekantan. Meskipun bekantan adalah hewan yang menarik dan unik, namun populasinya semakin berkurang karena kerusakan habitat dan pemburuan. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga kelestarian spesies ini dengan cara menjaga lingkungan hidup dan tidak memburu bekantan secara liar.

Artikel Lainnya