Mengenal Anggrek Hitam, Maskot Flora Provinsi Kalimantan Timur

01-01-1970

Faunatis.com - Salah satu jenis anggrek termahal saat ini adalah bunga anggrek hitam atau Coelogyne pandurate. Anggrek hitam merupakan spesies anggrek yang tumbuh di Semenanjung Malaya Kalimantan dan Sumatra.

Jadi, jika ada yang bertanya bunga anggrek hitam berasal dari daerah mana, jawabannya adalah Kalimantan.

Anggrek hitam adalah jenis flora dengan spesies C. pandurate, dan dijadikan sebagai maskot flora dari Provinsi Kalimantan Timur. Habitat dari Anggrek hitam sudah mengalami penurunan jumlah yang cukup besar, dikarenakan mulai menyusutnya luas hutan yang ada di Kalimantan.

Namun, Anggrek hitam masih dapat ditemui di Cagar Alam Kersik Luway dengan jumlah yang sedikit. Diperkirakan, untuk melihat Anggrek hitam dengan jumlah yang banyak, dapat langsung melihat di tangan para kolektor anggrek saat ini.

Karakteristik Anggrek Hitam

Mungkin dari kalian sebagian bertanya-tanya mengapa anggrek ini dinamakan sebagai anggrek hitam? Anggrek hitam memiliki lidah atau labellum yang berwarna hitam dengan sedikit garis berwarna hijau dan berbulu. Kelopak dan petal dari bunga anggrek ini berwarna hijau muda.

Biasanya Anggrek hitam akan mekar pada bulan Maret hingga Juni, dengan mengeluarkan aroma yang semerbak. Anggrek hitam memerlukan tempat tinggal yang cukup lembab, untuk dapat bertahan hidup.

Anggrek hitam termasuk ke dalam anggrek dengan golongan simpodial yang berbentuk seperti bola lampu atau bulb membengkak pada bagian bawah, dan daun terjulur di atasnya. Simpodial adalah batang dari suatu tumbuhan tidak dapat dibedakan dengan cabang.

Tiap bulb hanya memiliki dual embar daun saja. Daun dari bunga anggrek hitam ini, sekilas mirip dengan daun pada tunas kelapa muda.

Taksonomi dari Anggrek Hitam adalah:

- Kingdom: Plantae (Tumbuhan)

- Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)

- Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)

- Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)

- Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)

- Sub Kelas: Liliidae

- Ordo: Orchidales

- Famili: Orchidaceae (suku anggrek-anggrekan)

- Genus: Coelogyne

- Spesies: Coelogyne pandurata

- Kerabat Dekat: Anggrek Mutiara (Coelogyne asperata), Anggrek coklat (Coelogyne verrucosa)

Budidaya Tanaman Anggrek Hitam

Jika kalian menyukai tanaman Anggrek hitam, kalian dapat mencoba untuk membudidayakan tanaman ini. Anggrek hitam dapat diperbanyak secara vegetatif dan generative. Untuk vegetatif, kalian dapat memisahkan anggrek dengan anakannya. Dan untuk generative, kalian dapat melakukannya di laboratories.

Pembudidayaan

Pembuatan Media Tanaman

Seperti yang kita ketahui, tanaman anggrek dapat ditumbuh di media tanam sabut kelapa. Sama seperti anggrek biasanya, anggrek hitam juga dapat tumbuh di sbut kelapa, pakis, dan serbuk gergaji. Namun, media tanam yang paling tepat dan cocok untuk anggrek hitam adalah serbuk gergaji.

Kalian dapat merendam sebuk gergaji terlebih dahulu selama kurang lebih 24 jam. Hal itu dilakukan untuk menghilangkan getah yang ada di serbuk gergaji. Selanjutnya kalian dapat memberikan larutan fungsida agar terhindar dari serangan jamur.

Pemupukan

Untuk pemupukan Anggrek Hitam, kalian perlu menyesuaikannya dengan media tanam yang kalain buat, dan dilakukan dalam 2x seminggu. Pemupukan sebaiknya dilakukan di pagi hari atau sore hari untuk hasil yang maksimal.

Jika kalian menggunakan pupuk yang berbentuk cair, kalian dapat menyemprotkannya di permukaan bawah daun, batang, dan akar. Untuk pupuk anggrek hitam muda, pilihlah yang mengandung unsur N yang dapat merangsang pertumbuhan vegetatif, seperti Dekastar 22-8-4.

Penyiraman

Untuk penyiraman, kalian dapat menyesuaikannya dengan umur tanaman dan kelembapan media tanam yang kalian gunakan. Kalian dapat menyiram anggrek 2x sehari di pagi hari dan sore hari. Untuk penyiraman, kalian cukup menyemprotkan air dengan spray mulai dari batang, daun, dan media tanam.

Nah, itulah karakteristik Anggrek Hitam beserta cara membudidayakannya. Anggrek yang berasal dari daerah Kalimantan ini cocok untuk kamu kolektor tanaman hias.

Artikel Lainnya